Pencinta Apple Siap Camping demi iPhone

Apple Inc berencana mulai menjual iPhone di AS pada 29 Juni ini. Dua pekan sebelum ponsel kontroversial tersebut mulai tersedia, para pelanggan di AS sudah bersiap-siap antre untuk menjadi orang pertama yang memiliki. Salah seorang di antara mereka adalah Daniel Eran Dilger (33).

iPhone Apple

Konsultan teknologi yang tinggal di San Francisco tersebut bahkan siap camping di depan sebuah toko yang akan menjual iPhone. ”Saya akan camping bersama teman-teman. Dengan hotdog dan Internet nirkabel, saya yakin bisa camping mulai beberapa hari sebelum peluncuran,” papar Dilger. iPhone mulai diiklankan di sejumlah televisi AS pada pekan silam.

Iklan tersebut menonjolkan layar besar yang diusung iPhone, sekaligus kemampuannya untuk menyajikan video, musik, dan foto. Juru bicara Apple mengungkapkan, iPhone mula-mula akan dijual di pasar AS, Eropa, dan Jepang. Di samping itu, iPhone juga akan dijual secara online di toko online Apple. iPhone akan tersedia dalam dua pilihan.

iPhone bermemori flash dengan kapasitas 4 GB akan dijual seharga sekira USD500 (Rp4,4 juta) dan iPhone bermemori flash dengan kapasitas 8 GB akan dijual seharga sekira USD600 (Rp5,3 juta). Berbobot 135 gram, iPhone mengandalkan sistem operasi Apple OS X serta mengusung layar sentuh 3,5 inci. Para analis menilai, para pembeli iPhone sebagian besar adalah orang-orang seperti Dilger.

”Pelanggan iPhone adalah pemuda yang memiliki gelar sarjana dan memiliki pendapatan tahunan lebih tinggi daripada rata-rata,” kata Study Director Solutions Research Group Kaan Yigit. iPhone adalah sebuah ponsel high-end (kelas atas). Karena itu, lumrah apabila harga ponsel tersebut menjadi mahal, tidak terkecuali bagi pelanggan teknologi di AS. Namun, para pelanggan ternyata rela menabung demi mendapatkan iPhone karena ponsel tersebut menawarkan sangat banyak fungsi dalam satu kemasan.

”Saya sangat terobsesi oleh iPhone. Saya tidak sabar lagi untuk mendapatkannya,” tandas Laura Knoll (25), yang berdiri di dalam sebuah toko Apple di Glendale, sebuah kota dekat Los Angeles. Karena peminat iPhone sangat banyak, harga ponsel tersebut diperkirakan akan melambung akibat ulah para spekulan. Di situs pelelangan eBay, ada pelelang yang berani menawarkan iPhone dengan harga USD830.

Namun, eBay segera menghapus posting tersebut. Juru bicara eBay Catherine England menyatakan, eBay tidak lagi mengizinkan penjualan iPhone sebelum ponsel tersebut benar-benar tersedia di pasar karena harga diperkirakan akan melambung tinggi. Jen O’Connell, penulis buku panduan pembelian ponsel The Cell Phone Decoder Ring, menilai bahwa iPhone sangat diminati karena dua alasan.

Pertama karena kekuatan publisitas Apple,yang terkenal sebagai produsen notebook Mac dan PMP (portable media player) iPod. ”Apple benar-benar mampu membangkitkan rasa penasaran pelanggan dengan hanya mengungkap sebagian informasi tentang iPhone. Ponsel tersebut diperkenalkan pada Januari. Namun, Apple baru mengumumkan tanggal peluncuran baru-baru ini,” kata O’Connell.

Apple pertama kali memperkenalkan iPhone pada Januari. Ketika berpidato dalam konferensi tahunan Macworld 2007, Chief Executive Officer (CEO) Apple Inc Steve Jobs mengeluarkan benda mungil dari kantong celana jins yang dikenakannya. Hadirin segera bersorak-sorai dan berdiri memberikan tepuk tangan. Mereka tahu, Jobs tengah menggenggam iPhone. Tidak membuat hadirin berlama-lama penasaran, Jobs kemudian segera mengoperasikan iPhone.

Jobs menelepon kedai kopi langganannya dan memesan 4.000 porsi latte untuk para hadirin Macworld. Tentu pesanan itu hanya canda, tetapi iPhone saat itu benar-benar berfungsi. O’Connell menilai, alasan kedua yang membuat iPhone istimewa adalah keunikannya. iPhone berbeda daripada ponsel-ponsel yang sudah ada di pasar sebelumnya. iPhone memiliki penampilan cantik dan menawarkan pula cara interaksi yang unik dengan layar sentuhnya yang besar. (Sumber: okezone.com)

2 thoughts on “Pencinta Apple Siap Camping demi iPhone

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s