Unair Temukan Desinfektan Flu Burung

SURABAYA-MIOL: Guru Besar Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Prof Dr drh Fedik Abdul Rantam bersama tim ahli Unair telah menemukan desinfektan untuk flu burung.

“Kalau selama ini fogging (pengasapan) desinfektan demam derdarah, maka kami sudah merancang desinfektan flu burung,” ujarnya di Surabaya, Minggu.

Guru besar Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Unair Surabaya yang dikukuhkan pada 24 Februari itu menjelaskan desinfektan itu akan membunuh virus flu burung bila disemprotkan di kandang/sarang hewan.

“Dengan desinfektan flu burung itu akan dapat mencegah menjalarnya virus itu kepada manusia, karena begitu ada dugaan adanya hewan mati karena Flu Burung, maka penyemprotan dapat langsung dilakukan,” ucapnya.

Menurut ahli virologi itu, desinfektan flu burung itu akan diperkenalkan kepada publik pada 27 Februari melalui sebuah peluncuran yang didukung Eka Cipta Foundation.

“Munculnya virus baru seperti flu burung itu sebenarnya wajar, sebagai akibat dari perubahan alam secara global atau dampak perubahan iklim global, sehingga penyakit atau virus pun mengalami mutasi,” paparnya.

Ahli immunologi itu menegaskan bahwa virus itu mudah berubah dengan mengikuti perubahan iklim secara global, sehingga dapat dipresiksi munculnya virus baru di masa-masa mendatang.

“Saat ini, kami sedang melakukan prediksi dengan mengikuti virus demam berdarah akan menjadi apa di masa datang, sehingga penyakit ke depan juga dapat diprediksi dan diantisipasi,” katanya.

Dalam kaitan itu, katanya, tim FKH Unair Surabaya telah membuat vaksin DNA untuk demam berdarah yang akan diperkenalkan pada April mendatang.

“Kami sudah merancang prototipe protein e-rekombinan untuk demam berdarah, tapi terjadi mutasi, sehingga prototipe yang kami rancang menjadi sia-sia, karena itu kami memutuskan untuk merancang vaksin DNA untuk Demam Berdarah,” ungkapnya.

Profesor Fedik Abdul Rantam dikukuhkan bersama Guru Besar Analis Farmasi Unair Surabaya Prof Dr.rer.nat H Mochammad Yuwono MS Apt dan Guru Besar Farmasetika Unair Surabaya Prof Dr Widji Soeratri DEA Apt.

Kedua guru besar farmasi itu menyoroti standarisasi produk farmasi di Indonesia yang belum memenuhi syarat, sehingga industri farmasi di Indonesia akan terancam dengan pemberlakukan Harmonisasi ASEAN 2008 yang membolehkan peredaran obat lintas negara dengan standar setara. (Ant/OL-06)

2 thoughts on “Unair Temukan Desinfektan Flu Burung

  1. Ari

    Selamat buat Pak Fedik dan Pak Yuwono. Mohon maaf terlambat memberikan ucapan. Maklum baru tahu setelah eksplor situs Unair. Mudah-mudahan, anugerah Allah yang diberikan, akan meningkatkan amal ibadah Pak Fedik dan Pak Yuwono berdua.
    Mudah-mudahan masih ingat saya. Teman seperjuangan waktu sekolah di Jerman dulu (saya di Saarbruecken). Sayang, saya belum profesor. Insya Allah, nanti menyusul, walau masih tertatih-tatih.

    Nochmals, gratuliere.

    Arinafril
    Fulbright Senior Research Fellow
    Integrated Pest Management-Sustainable Agriculture Programs
    Entomology Division, Clemson University
    Clemson, South Carolina, USA

    Reply
  2. Tommy Manalu

    Dear Pak Fedik,

    Mohon informasi email atau contact no. Bapak. Saya sangat ingin menanyakan penemuan Bapak mengenai SEL PUNCA untuk AIDS.

    Berkaitan dengan adik saya yang sudah terinfeksi AIDS.

    Mohon dengan sangat.

    Hormat Saya

    Tommy M
    081280044864

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s