Investasi emas, masihkah kinclong?

Mengawali tahun baru, komoditas emas terlihat tampil mengkilap dengan harga yang terus menanjak, melanjutkan peningkatan yang terjadi sepanjang 2006 sebesar 23%. Pada perdagangan awal 2007, harga kontrak emas untuk pengiriman Februari telah naik sebesar US$5,2 menjadi US$643,2 per ounce, sedangkan pada Mei 2006, logam mulia ini bahkan pernah mencapai level tertingginya dalam 25 tahun terakhir. Ketika itu harga spot emas menyentuh level US$725 per ounce. Bagaimana prospek komoditas logam mulia itu pada 2007?

Harga emas telah terdongkrak seiring kenaikan permintaan di akhir 2006, serta pelemahan mata uang dolar AS terhadap euro dan sejumlah valuta utama dunia.

Dari sisi pemintaan, harga emas telah terangkat karena dipicu peningkatan pembelian perhiasan yang secara musiman terjadi pada akhir tahun. Untuk pasar Australia, stok logam ini sempat diberitakan turun tipis.

Sementara itu, pelemahan nilai mata uang dolar AS dalam beberapa bulan terakhir telah membuat banyak investor mengubah komposisi portofolio mereka dengan melepaskan mata uang tersebut.

Perkiraan dolar AS yang bakal melemah, antara lain dipengaruhi spekulasi pemangkasan suku bunga The Fed dalam semester pertama atau bahkan triwulan I tahun ini, telah memicu investor segera melepaskan sebagian posisi dolar AS.

Nampaknya, dolar AS tidak lagi menjadi investasi safe haven. Investor mengalihkan portofolionya ke emas dan perak, serta sejumlah produk komoditas lainnya.

Sejumlah bank sentral besar a.l. China, India, dan Rusia diberitakan juga telah menggantikan sebagian cadangan devisanya dari dolar AS menjadi emas.

Pelemahan dolar AS

Tidak kurang dari mantan pemimpin The Fed, Alan Grenspan, pada pertengahan Desember tahun lalu, dalam suatu konferensi di Tel Aviv telah mengindikasikan kemungkinan pelemahan dolar AS hingga beberapa tahun mendatang.

Greenspan juga menyebutkan, kurang bijaksana bila bank sentral saat ini hanya menggantungkan cadangan devisa kepada satu mata uang.

Sentimen negatif atas dolar AS telah terbukti sempat mendorong harga emas terus meningkat. Akankah harga emas menyentuh kembali harga tertinggi US$725 per ounce?

Sejumlah analis industri emas memperkirakan kemungkinan harga pasar komoditas itu akan dapat mencapai level tersebut. Bahkan, analis memprediksi bisa lebih tinggi hingga mencapai US$850 per ounce, posisi tertinggi baru dalam sejarah.

Peluang peningkatan harga itu antara lain datangnya dari pola musiman perdagangan sekitar awal tahun, dimana permintaan yang kuat dari India biasanya akan mengangkat harga logam itu.

Selain itu, pengumuman data ekonomi AS pada Januari, khususnya sektor tenaga kerja akan menunjukkan penguatan mata uang bersama dengan turunnya harga minyak, telah mengangkat nilai mata uang dolar AS. Sejalan dengan itu, harga spot emas pun turun mendekati US$600 per ounce.

Level bertahan emas secara teknikal akan berada pada level US$598 per ounce. Selama dolar AS menguat, level tersebut mungkin tersentuh.

Investasi pada komoditas emas, baik secara fisik, melalui surat berharga emas, atau pun dengan investasi di pasar berjangka, kilauannya masih tetap merupakan daya tarik.

Di pasar emas Gujarat, India, yang sering dipandang sebagai acuan terhadap pasar emas dunia, transaksi pembelian emas tetap marak dalam beberapa hari terakhir.

Bagaimanapun, faktor kehati-hatian merupakan kunci dalam pengambilan keputusan. Perhatikan nilai dolar AS dan harga minyak.

Bila dolar AS kembali melemah dan diiringi kenaikan harga minyak, hal itu mungkin menjadi tanda untuk mulai berinvestasi membeli emas. Bila ada peluang keuntungan, mengapa tidak?

Oleh Alfred Pakasi
Chief Research PT Asia Kapitalindo Komoditi Berjangka

4 thoughts on “Investasi emas, masihkah kinclong?

  1. Didi

    ADA YG TAHU GA KALO HARGA EMAS TERTINGGI UNTUK JUAL DI TOKO DAERAH MANA YA & BERAPA PER GRAM NYA UTK 22, 24 KRT?

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s