Suku bunga turun? So What Geto Loh …

Kepandaian mengelola uang penting bagi semua orang, tak terkecuali orang kaya sekalipun. Orang kaya juga memiliki kebutuhan untuk mengembangkan kekayaannya karena dia ingin terus hidup enak. Menangkap peluang orang kaya yang ingin berinvestasi ini, bank menyediakan produk private banking atau priority banking. Produk bank untuk nasabah kaya ini menjanjikan keuntungan lebih tinggi daripada deposito, giro atau tabungan.

Selain mendapatkan suku bunga lebih besar dibandingkan nasabah biasa, nasabah premium juga mendapatkan pelayanan istimewa dari bank. Sayangnya, kenyamanan nasabah premium ini menjadi terusik ketika Bank Indonesia dalam setahun ini telah empat kali menurunkan suku bunga acuan (BI Rate) hingga kini di level 9,75%.

Jika BI Rate hanya 9,75%, suku bunga deposito, tabungan dan giro bisa dipastikan lebih kecil lagi. Suku bunga makin kecil ini membuat potensi return nasabah premium menurun.

Padahal, uang nasabah premium yang dititipkan di bank itu besar karena minimal saldo Rp500 juta. Bahkan, produk private banking di Bank Niaga dipatok dana nasabah yang bisa membeli produk ini minimal Rp2,5 miliar. Dengan dana sebesar itu wajar bila nasabah berharap mendapatkan return tinggi.

Namun, situasi berubah, sekarang suku bunga hanya 9,75%. Apakah kondisi ini membuat nasabah premium meninggalkan bank? Menurut Ikky Dermabudiman, preffered circle group head Bank Niaga, penurunan suku bunga tak memengaruhi nasabahnya.

Nasabah tetap loyal karena nasabah premium sudah memiliki pemahaman yang baik mengenai investasi. Di Bank Niaga, nasabah premium dibagi dalam dua produk, yaitu private banking dan preffered circle.

Di preffered circle, alokasi investasi di produk perbankan masih 70%-80%, sedangkan private banking lebih fokus menginvestasikan dananya di luar produk perbankan. Produk investasi, seperti reksa dana, bancassurance hingga unit link adalah alternatif investasi yang ditawarkan ke nasabah.

Tingkat suku bunga deposito berjangka Rp/US$ (%/tahun)
Posisi 15 Desember 2006 :

Bank                         1 bulan         6 bulan         12 bulan
Bank Central Asia     8,00/3,50      8,00/3,50        8,00/3,50
BNI                            8,50/4,00      8,50/4,00        8,50/4,00
Bank Mandiri             8,25/3,75     8,25/3,75         8,25/3,75
Bank Niaga                8,25/2,50     8,25/3,50         8,00/3,75
Bank Permata            7,50/2,50     7,50/2,50         7,50/2,50
Bank Danamon         7,00/2,50     6,40/3,00          6,40/3,00

Sumber: Data Bisnis Indonesia, diolah

Di private banking HSBC Premier, menurut Agung Laksamana-senior vice president marketing communications & public affairs HSBC Indonesia, terdapat penawaran wealth management proposition yang memungkinkan nasabah memilih produk perbankan yang sesuai dengan tingkat toleransi nasabah terhadap risiko dan tujuan investasinya.

Produk itu menawarkan imbal hasil yang berbeda-beda tergantung dari kesediaan nasabah menanggung risiko. Dari produk yang ditawarkan itu, nasabah dapat diversifikasi investasi untuk mempertahankan tingkat hasil yang diinginkannya.

Bagi nasabah premium, HSBC juga memberikan sejumlah keuntungan. Seperti berhak dan akan selalu diutamakan mendapakan layanan dan pengakuan istimewa di kantor HSBC di seluruh dunia.

HSBC menyediakan relationship manager yang secara khusus membantu seluruh kebutuhan perbankan nasabah, transaksi perbankan 24 jam sehari dan tujuh hari seminggu melalui layanan Personal PhoneBanking dan Personal Internet Banking di seluruh dunia.

Obligasi

Kalau kalangan perbankan memutar otak saat suku bunga turun, instrumen obligasi justru naik daun. Vice President Head of Portfolio Managemen ABN Amro Asset Management Eli Djurfanto mengatakan turunnya suku bunga membawa keuntungan bagi pemegang obligasi. Karena kupon stabil, tapi harga obligasi naik.

Return yang tinggi itu membuat dana kelolaan atau nilai aktiva bersih reksa dana di ABN Amro tahun ini justru bertumbuh baik. ABN Amro sekarang telah mengelola dana sekitar Rp8 triliun yang diinvestasikan ke reksa dana pendapatan tetap, reksa dana pasar uang, reksa dana saham dan reksa dana campuran.

Bank lokal yang menawarkan produk premium juga belum banyak. Saat ini, BNI, BCA, Bank Danamon, Bank Mandiri, Bank Permata dan Bank Niaga merupakan bank lokal yang tercatat membidik segmen nasabah premium.

Bank asing yang menyediakan jasa privat banking adalah Citibank, HSBC, ABN Amro Bank, Standard Chartered Bank, dan Amex. Perusahaan lain yang juga siap membantu orang kaya adalah perusahaan wealth management atau perusahaan asset management yang akhir-akhir ini tumbuh marak di Indonesia.

Yang pasti apapun produknya, pemilik dana tentu akan memilih yang memberikan return tertinggi. Sebagaimana jargon yang biasa kita dengar,”Uang itu tidak mengenal nasionalisme. Dia akan terus berjalan mencari tempat yang paling menguntungkan.”

Mudah-mudahan uang akan berjalan ke tempat Anda, karena Anda telah bekerja keras untuk mengembangkan kekayaan. (suli.murwani@bisnis.co.id)

Suli H. Murwani
Bisnis Indonesia

2 thoughts on “Suku bunga turun? So What Geto Loh …

  1. no name

    Bank 1 bulan 6 bulan 12 bulan
    Bank Central Asia 8,00/3,50 8,00/3,50 8,00/3,50
    BNI 8,50/4,00 8,50/4,00 8,50/4,00
    Bank Mandiri 8,25/3,75 8,25/3,75 8,25/3,75
    Bank Niaga 8,25/2,50 8,25/3,50 8,00/3,75
    Bank Permata 7,50/2,50 7,50/2,50 7,50/2,50
    Bank Danamon 7,00/2,50 6,40/3,00 6,40/3,00

    Reply
  2. no name

    Bank 1 bulan 6 bulan 12 bulan
    Bank Central Asia 8,00/3,50 8,00/3,50 8,00/3,50
    BNI 8,50/4,00 8,50/4,00 8,50/4,00
    Bank Mandiri 8,25/3,75 8,25/3,75 8,25/3,75
    Bank Niaga 8,25/2,50 8,25/3,50 8,00/3,75
    Bank Permata 7,50/2,50 7,50/2,50 7,50/2,50
    Bank Danamon 7,00/2,50 6,40/3,00 6,40/3,00

    .. koq gak up to date sih
    BCA 1 bln kan cuma 6%… koq bisa jadi 8%

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s