Demam gesek kartu kredit tanpa bunga

Bagai dapat rezeki nomplok kalau seorang membeli barang elektronik idaman tanpa pakai duit. Belanja ngutang dengan kartu kredit, yang terpikir adalah bunganya. Tapi sekarang, bank penerbit kartu kredit makin pintar saja menggaet nasabah dengan menawarkan bunga 0%. Apa benar bebas bunga dan membantu cash flow?

Bunga 0% selama 6 bulan. Demikian bunyi iklan di sebuah hipermarket. Siapa tidak ngiler? Tinggal pilih barang, bawa ke kasir, gesek kartu kredit yang berbunga 0% di tempat itu, bilang ke kasir pakai cicilan 0%, beres deh. Lalu, barang langsung dibawa pulang. Persis seperti hadiah Sinterklas.

Nikmati cicilan 0% selama 12 bulan dengan kartu kredit XXX di seluruh outlet YYY untuk produk rumah tangga hingga tanggal tertentu. Begitu bunyi promosi yang gencar dikumandangkan berbagai bank. Mulai dari produk elektronika, hingga perlengkapan rumah tangga. Promosi ini bisa ditemukan di berbagai tempat perbelanjaan yang bekerja sama dengan bank bersangkutan. Bahkan, iklannya sampai lewat sms ke pemegang kartu kredit.

Anda pasti tergiur melihat promosi gede-gedean ini.Bayangkan!. Tak punya duit, tapi bisa beli barang yang jumlahnya melebihi limit kartu. Bayarannya pun dicicil pula, 6-12 bulan. Nikmatnya lagi, bebas bunga ! Sedapnya…

Menurut Ita S Mucharam, Assistant Vice President Marketing Citibank, program kredit cicilan 0%, di Citibank disebut EazyPay 0%. Ini berlaku di beberapa pusat perbelanjaan, hipermarket, dan merchant yang menjadi mitra. Lamanya masa cicilan tergantung kerja sama. Biasanya, antara 6 dan 12 bulan.

“Citibank akan terus menggelar EazyPay 0% ini. Karena banyak nasabah yang memanfaatkan program ini,” kata Ita belum lama ini.

Jika merchant tempat Anda belanja tidak menggelar cicilan EazyPay 0% ini, Ita menyarankan nasabah agar menelpon Citibank untuk minta dibayar dengan cicilan selama waktu yang ditentukan. Selama waktu itu cicilannya tetap, tapi dikenakan bunga sesuai mekanisme yang ditetapkan bank.

Keuntungan konsumen

Di sini konsumen tampak diuntungkan karena dapat membeli barang yang harganya mahal, namun boleh mencicil secara tetap tanpa bunga selama jangka waktu yang ditetapkan sebelumnya.

Meski limit kartu kredit nasabah tinggal Rp2 juta, tapi dia bisa membeli handphone seharga Rp4 juta dengan cicilan 6 bulan tanpa bunga. Joko mesti mencicil Rp666.666 per bulan. Jadi meski harga handphone lebih tinggi dari sisa limit kartu kreditnya, tapi dia bisa membeli dengan cicilan ini.

Benarkah cicilan 0% ini menguntungkan konsumen 100%? Menurut Muhammad Ichsan, perencana keuangan dari Prime Planner, mencicil 0% ini membantu cash flow nasabah.

Jumlah utang di kartu kredit tidak sekaligus sebesar harga barang. Jadi, saat jatuh tempo, nasabah tidak mesti bayar seharga barang tersebut. Namun, bisa mencicil beberapa kali sehingga sisa uangnya bisa dipakai untuk kebutuhan lainnya. Selain itu, nasabah pun bisa beli barang meski limit kartu kreditnya kurang dari harga barang. (berliana.elisabeth@bisnis.co.id)

Berliana Elisabeth
Bisnis Indonesia

3 thoughts on “Demam gesek kartu kredit tanpa bunga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s