Rakyat Berhak Mengkritik Pemerintahnya

Jakarta, gusdur.net
Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menilai rakyat suatu negara berhak mengritik pemerintahnya. Pernyataan ini adalah persetujuan Gus Dur pada sikap mantan Wapres Try Soetrisno Cs, yang gencar mengritik pemerintah SBY-JK.

“Saya setuju saja. Ngingetin kok nggak boleh. Perkara bisa diterima atau tidak, itu soal lain,” kata Ketua Dewan Syura DPP PKB itu usai diskusi refleksi akhir tahun 2006 bertema Lingkungan Hidup dan Orientasi Politik Indonesia, di Gedung YTKI, Jl Gatot Subroto kav 44, Jakarta, Kamis (21/12/2006).

Mantan ketua PBNU itu berharap, pemerintah lebih arif menanggapi sikap Try Soetrisno cs. Sebab jika pemerintah enggan menerima masukan, itu berarti telah terjadi kemandegan komunikasi politik antara pemerintah dengan masyarakat.

“Kalau ngingetin tidak diterima, bagaimana mau dianggap benar?” tanyanya.

Di hari yang sama, Gus Dur menghadiri deklrasai Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), yang dikomandoi Jenderal TNI (pur) Wiranto, di Hotel Kartika Chandra, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Dalam sambutannya, Gus Dur memuji Wiranto sebagai negarawan yang konsisten memperjuangkan idealismenya. Dia menyatakan tidak akan mendoakan untuk kemenangan Partai Hanura pada Pemilu 2009.

“Saya ini Ketua Dewan Syura PKB. Saya nggak bisa mendoakan agar partai ini menang. Kalau Hanura menang, nanti partai saya yang kalah,” seloroh Gus Dur disambut tawa hadirin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s