Selangkah lagi Toyota #1 dunia 29 December 2006
Posted by feryindrawan in Otomotif.2 comments
(28/12/2006) – Hanya menambah produk global 400,000 unit saja dari produksi 2006 atau jadi 9.45 juta unit, Toyota Motor Corp. bisa menggeser posisi General Motors Corp. sebagai produsen otomotif terbesar di dunia. Demikian dikutip dari Nihon Keizai Shimbun. Angka itu sudah termasuk produksi dari dua anak perusahaannya yaitu spesialis mobil kompak, Daihatsu Motor Co. dan produsen truck, Hino Motors Ltd.
Toyota saat ini menikmati tingginya permintaan kendaraan di Amerika Utara, didorong penjualan mobil hybrid-electric Prius dan model-model irit bahan bakar lainnya. Toyota juga sudah mengumumkan rencananya meningkatkan produksi komponen mobil termasuk mesin untuk merespon tingginya penjualan global.
Toyota baru saja meresmikan Toyota Motor Manufacturing Texas yang akan memproduksi all-new full size 2007 Tundra pickup. Texas adalah jantung pasar pickup di USA. Pickup adalah mesin uang yang tersisa bagi produsen otomotif domestik USA.
Toyota saat ini adalah produsen otomotif dengan keuntungan terbesar di dunia. Diperkirakan keuntungan bersihnya akan mencapai rekor 1.55 triliun Yen ($13.14 miliar) pada tahun fiskal ini yang berakhir Maret tahun depan. Angka itu 13% lebih tinggi dari pencapaian tahun fiskal sebelumnya.(R7d)
Telkom dan Indosat Alihkan Jalur Lalu Lintas Internet 29 December 2006
Posted by feryindrawan in Bisnis & Manajemen, Infokom.add a comment
TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (Telkom) melakukan pengalihan lalu lintas internet (re-routing) internasional dari jalur Hongkong ke jalur Jepang dan Eropa Daratan.
Vice President Public and Marketing Communication Telkom Muhammad Awaluddin mengatakan proses perbaikan koneksi itu diperkirakan membutuhkan waktu selama 12 jam. “Untuk pengalihan jalur ke Eropa kapasitasnya sangat terbatas,” kata Awaluddin dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis (28/12).
Dia menjelaskan Telkom menggunakan dua jalur lalu lintas Internet, yakni jalur Singapore Telecom Internet Exchange (STIX) dengan kapasitas 4 x 155 mega bita per detik dan Telecom Malaysia Hong Kong (TMHK) dengan kapasitas 3 x 155 mega bita per detik.
Jalur STIX adalah Indonesia-Singapore-Hongkong melalui Jepang, Korea dan Taiwan menuju Amerika Serikat.
Saat ini terjadi gangguan pada segmen Hongkong-Taiwan dan segmen Hongkong-Korea, karena gempa menyebabkan kabel serta landing station yang ada di Taiwan rusak. Semua lalu lintas internet STIX ke Amerika sekarang hanya dapat melalui Jepang. “Estimasi perbaikan menurut SingTel adalah 12 jam, karena masih menunggu pernyataan resmi dari konsorsium kabel,”ujarnya.
Sedangkan jalur trafik Internet TMHK adalah Indonesia-Malaysia-Hongkong-Taiwan menuju Amerika Serikat. Kejadian yang sama menyebabkan kerusakan jalur kabel yang dilewati TMHK yakni jalur Asia Pacific Cable Network (APCN), Southeast Asia-middle East-western Europe 3 (SMW3), Flag, ChinaUS dan APCN2. Saat ini hanya APCN2 yang masih dalam kondisi baik. Upaya-upaya yang telah dilakukan TMHK adalah melakukan re-route trafik ke Eropa, namun dengan kapasitas yang sangat terbatas.
Juru bicara PT Indonesian Satellite Corporation Tbk. (Indosat) Adita Irawati mengatakan putusnya kabel SMW3 yang terjadi di dekat stasiun kabel Toucheng mengganggu layanan telekomunikasi internasional dan internet dari Indonesia ke negara tujuan amerika Serikat, Hongkong, Taiwan, Jepang, Kanada, Rusia, China, dan korea.
“Kami akan mengalihkan jalur internasional ke beberapa titik untuk memulihkan layanan SLI (Sambungan Langsung Internasional) dan Internet,” ujar Adita.
Indosat merupakan anggota konsorsium sistem komunikasi kabel laut SMW3 dan APCN yang digunakan untuk jalur lalu lintas data oleh negara-negara di kawasan Asia Pasifik.Eko Nopiansyah
Dia menjelaskan Telkom menggunakan dua jalur lalu lintas Internet, yakni jalur Singapore Telecom Internet Exchange (STIX) dengan kapasitas 4 x 155 mega bita per detik dan Telecom Malaysia Hong Kong (TMHK) dengan kapasitas 3 x 155 mega bita per detik.
Jalur STIX adalah Indonesia-Singapore-Hongkong melalui Jepang, Korea dan Taiwan menuju Amerika Serikat.
Saat ini terjadi gangguan pada segmen Hongkong-Taiwan dan segmen Hongkong-Korea, karena gempa menyebabkan kabel serta landing station yang ada di Taiwan rusak. Semua lalu lintas internet STIX ke Amerika sekarang hanya dapat melalui Jepang. “Estimasi perbaikan menurut SingTel adalah 12 jam, karena masih menunggu pernyataan resmi dari konsorsium kabel,”ujarnya.
Sedangkan jalur trafik Internet TMHK adalah Indonesia-Malaysia-Hongkong-Taiwan menuju Amerika Serikat. Kejadian yang sama menyebabkan kerusakan jalur kabel yang dilewati TMHK yakni jalur Asia Pacific Cable Network (APCN), Southeast Asia-middle East-western Europe 3 (SMW3), Flag, ChinaUS dan APCN2. Saat ini hanya APCN2 yang masih dalam kondisi baik. Upaya-upaya yang telah dilakukan TMHK adalah melakukan re-route trafik ke Eropa, namun dengan kapasitas yang sangat terbatas.
Juru bicara PT Indonesian Satellite Corporation Tbk. (Indosat) Adita Irawati mengatakan putusnya kabel SMW3 yang terjadi di dekat stasiun kabel Toucheng mengganggu layanan telekomunikasi internasional dan internet dari Indonesia ke negara tujuan amerika Serikat, Hongkong, Taiwan, Jepang, Kanada, Rusia, China, dan korea.
“Kami akan mengalihkan jalur internasional ke beberapa titik untuk memulihkan layanan SLI (Sambungan Langsung Internasional) dan Internet,” ujar Adita.
Indosat merupakan anggota konsorsium sistem komunikasi kabel laut SMW3 dan APCN yang digunakan untuk jalur lalu lintas data oleh negara-negara di kawasan Asia Pasifik.Eko Nopiansyah
Internet Macet !! 29 December 2006
Posted by feryindrawan in Infokom, Opinion.add a comment
Gempa di taiwan mengguncang penggila internet di Indonesia dan juga belahan dunia lainnya. 4 jalur internet utama yg menggunakan fiber optic putus diguncang oleh gempa di bawah laut.
Dirjen Postel bahkan sampai meminta maaf ke rakyat Indonesia akibat macetnya jalur internet ini dan semua operator dipanggil mendadak untuk mencari solusinya.
Akhirnya pemerintah dgn cepat mengambil solusi untuk mengijinkan penyedia internet untuk menggunakan satelit asing. “Apa yg bisa dilakukan pemerintah sangat terbatas. Kita memberi ijin agar penyedia IT bisa menggunakan satelit asing. Jadi apa yg namanya landing point satelit asing kita buka dulu untuk sementara waktu, ” kata Menkominfo Sofyan Djalil di Jakarta, Kamis (28/12/2006).
Namun ini bersifat sementara, dan apabila jalur optik sdh normal kembali maka penggunaan satelit kembali ssi ketentuan yang berlaku, yaitu harus punya landing right. Demikian Sofyan Djalil menambahkan.
Yang menarik, ternyata internet sebagai dogma terbesar abad 21 ini ternyata menyimpan potensi yg sangat luar biasa. Baik itu potensi budaya, dengan begitu banyaknya manusia di muka bumi yang berinteraksi dengan internet, sehingga macetnya bisa demikian menyusahkan. Atapun juga potensi bahaya, mengingat begitu mudahnya jalur global ini macet .. cet … mandek … dgn putusnya jalur utama.
Jadi sepertinya pertumbuhan potensi internet ini akan terus berkembang, termasuk sistem backup yang terbukti belum optimal dgn kejadian di akhir tahun 2006 ini.
Dan hebatnya lagi, ternyata pemerintah bergerak dgn sangat cepat, menemukan solusi dan gw bisa nge-blog lagi. Hmmm … hmmm …. contoh menarik nih, mudah-mudahan hal-hal yang bersifat fundamental bisa juga disolusi secara cepat juga. Dan ternyata nyambung juga dgn statement SBY untuk lebih cepat, tegas, terbuka, tidak ada dusta diantara kita ….
Kita tunggu aksi-aksi real selanjutnya ….
Fery I.
SBY: Jangan Ada Dusta di Antara Kita 27 December 2006
Posted by feryindrawan in Politik & Hukum.1 comment so far
Selasa, 26 Desember 2006, 13:00:56 WIB

Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan melakukan tindakan konkret dan bahasa terang dalam pola kepemimpinannya. “Sebagai Kepala Negara dan sebagai Kepala Pemerintahan, pada tahun ketiga dan ke depan, saya ingin lebih konkret dan menggunakan bahasa terang. Harus bagaimana kita ini mengemban tugas secara terbuka, bisa dilihat oleh rakyat. Dengan demikian rakyat juga tahu pemimpin-pemimpin aparatur negaranya bekerja sungguh-sungguh untuk mereka semua,” kata Presiden SBY, Selasa (26/12) pagi di Wisma Antara, dalam sambutannya pada HUT ke-69 LKBN Antara.
“Dua tahun saya pikir sudah cukup consensus making kita. Pendekatan persuasif telah banyak kita lakukan untuk mengelola persoalan di negeri ini, untuk memecahkan masalah-masalah yang dihadapi rakyat, pusat maupun daerah, pemerintah maupun non pemerintah,” tambahnya.
“Bekerja lebih konkret dan menggunakan bahasa terang, saya kira sudah saatnya. Pers juga tahu apa yang dilakukan oleh keseluruhan lembaga negara. Kurang katakanlah kurang, baik katakanlah baik, tidak baik katakanlah tidak baik. Dengan demikian tidak ada dusta di antara kita,” ujar Presiden SBY. (win)
Belajar golf di Afrika Selatan 26 December 2006
Posted by feryindrawan in Golf.1 comment so far
Postur tubuh Fadhli Rahman Soetarso memang kecil. Umurnya baru genap 10 tahun dan duduk di kelas enam sekolah dasar. Namun prestasinya di bidang golf cukup mencengangkan. Banyak orang terkagum melihat gerakan tangan dia saat mengayunkan stik, diiringi dengan sedikit liukan tubuh dan kakinya yang harmonis. Hasilnya pukulan bola yang tajam dan akurat. Maka pantaslah anak dengan panggilan akrab Fadhli itu menjadi salah satu pegolf junior nasional yang senantiasa diperhitungkan pada turnamen bertaraf nasional, regional dan internasional yang diselenggarakan di dalam atau luar negeri.
Misalnya baru-baru ini dia bersama beberapa rekan seprofesi yang usianya sama mewakili Indonesia tampil mengikuti turnamen American Junior World Golf Championship di padang golf Sandiago AS.
Ananda pukau penonton Bandung 26 December 2006
Posted by feryindrawan in Budaya, Music.1 comment so far

BANDUNG: Pianis Ananda Sukarlan memukau penonton Bandung dalam konser bertajuk A Trilogy Concert di Hotel Grand Preanger Bandung, akhir pekan lalu. Dalam pertunjukan berdurasi sekitar tiga jam tersebut, Ananda dengan apik menyuguhkan beberapa nomor milik komposer ternama dunia seperti Menuet Ing dari Ignace Paderewski, Alio Modo (Davide Del Puerto), dan lainnya.
Google geser posisi Yahoo 26 December 2006
Posted by feryindrawan in Infokom, International.add a comment
JAKARTA: Google menggeser posisi Yahoo, sebagai situs web terbesar kedua di dunia pada November dan pangsa kedua situs itu mulai mendekati posisi memimpin Microsoft Corporation, ungkap periset pasar. Menurut ComScore Networks, pengunjung situs pencari Google meningkat 9,1% menjadi 475,7 juta pada November dibandingkan posisi pada periode yang sama pada setahun sebelumnya. Sementara Yahoo, naik 5,2%. Untuk pertama kalinya, Google mampu menarik minat pengunjung dibandingkan Yahoo, yang merefleksikan pertumbuhan popularitas Google di luar AS. Sedangkan Yahoo masih menjadi situs yang paling sering dikunjungi di AS. Pengunjung Microsoft meningkat 3,3% dibandingkan tahun lalu. Menurut ComScore, humas Yahoo untuk pasar di luar negeri belum memberikan komentar.
Mesin Pencari yg Paling Banyak Dikunjungi :
Provider Pengunjung (juta)
Microsoft 501,7
Google 475,7
Yahoo 475,3
Sumber: ComScore Networks
Jimmy Wales, pendiri ensiklopedi Internet Wikipedia, berencana memulai mesin pencari baru yaitu Wikiasari untuk menyaingi Google dan Yahoo didukung melalui pendanaan Amazon.com. (Bisnis/roy)
Natrindo luncurkan 3G pada 2007 26 December 2006
Posted by feryindrawan in Bisnis & Manajemen, Infokom.add a comment
JAKARTA: PT Natrindo Telepon Seluler segera meluncurkan layanan seluler di Surabaya dan Bandung setelah Ditjen Postel menyatakan operator seluler itu berhasil lulus uji laik layanan 2G dan 3G di dua kota tersebut. “Kami telah berhasil menjalani uji kelaikan yang dilakukan secara serentak di wilayah Surabaya dan Bandung, dan secara resmi diizinkan untuk menawarkan layanan di dua wilayah tersebut,” ujar Presiden Direktur Natrindo Kusnadi Sukarja melalui siaran pers. Uji laik operasi itu dilaksanakan oleh Ditjen Pos dan Telekomunikasi dan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia pada 6 Desember. Sedangkan sertifikat kelulusan uji laik operasi diserahkan pada 19 Desember.
Musik & TV paling diminati pengguna seluler 26 December 2006
Posted by feryindrawan in Bisnis & Manajemen, Infokom, LifeStyle.add a comment
Bisnis plus di pinggir jalan tol menggiurkan 26 December 2006
Posted by feryindrawan in Bisnis & Manajemen, Ekonomi.3 comments
Jangan berpikiran negatif terhadap judul di atas, karena hal itu tidak ada kaitannya dengan bisnis esek-esek di dalam mobil yang memanfaatkan jalur jalan tol, sebagaimana yang pernah diungkapkan dalam tayangan salah satu televisi. Tapi hal ini lebih kepada bisnis di pinggir kawasan jalan tol yaitu di kawasan tersebut tidak hanya terdapat restoran atau minimarket, tapi kini plus pompa bensin, bahkan factory outlet, dan banyak lagi.Jalan tol memang tempat lewat kendaraan dengan kecepatan tinggi dan bebas hambatan. Tapi itu tidak menghalangi munculnya ide kreatif.
Sebab, ternyata di sepanjang jalan itu muncul prospek ekonomi sampingan.
Dan itu tidak bisa diremehkan. Bagi investor yang punya dana Rp40 miliar ada peluang untuk berbisnis rest area (tempat peristirahatan) di sejumlah ruas jalan tol.


